Publikasi Nangka

Salah satu publikasi tentang nangka ada disini.  First author Dr. Eny Adelina, Untad.

http://saspublisher.com/wp-content/uploads/2014/12/SAJB-212B909-912.pdf

alamat jurnal ada disini :

http://saspublisher.com/sajbarchive/

 

Posted in Research | Comments Off

Koeswanto, Penemu Kacang Varietas Baru ’Brawijaya Ungu’

http://radarmalang.co.id/koeswanto-penemu-kacang-varietas-baru-brawijaya-ungu-11290.htm

RADAR MALANG JAWA POS, 5 PEBRUARI 2015

Kacang panjang berwarna hijau mungkin terlalu biasa. Namun, kacang panjang dengan warna ungu di Indonesia baru saja ada. Penemunya adalah Prof Dr Ir Koeswanto MS. Temuan ini sudah mendapat pengakuan berupa sertifikat dari Kementerian Pertanian RI pada Desember 2014 lalu.

boks Koeswanto

Pandangan matanya tak lepas dari layar laptop yang terpampang di depannya. Tangannya juga terampil memainkan keyboard di papan laptop. Bahkan karena keasyikannya, Prof Dr Ir Koeswanto MS tidak menyadari kehadiran wartawan Jawa Pos Radar Malang. ”Wah, maaf asyik melihat perkembangan kacang panjang saya,” terang Koeswanto setelah menyadari kehadiran wartawan koran ini, Selasa (3/2).

Koeswanto begitu bangga memamerkan hasil temuan terbarunya berupa varietas kacang panjang berwarna ungu. Varietas itu dia namakan Brawijaya Ungu (BU) 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Khusus untuk enam varietas terbarunya ini, guru besar budidaya pertanian ini sudah mendapatkan sertifikat Tanda  Daftar Varietas Tanaman dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). Sertifikat ini dikeluarkan pada tanggal 1 Desember 2014 yang lalu. Pemberian sertifikat didasarkan pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 tentang Perlindungan Varietas Tanaman; Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2004 tentang Penanaman, Pendaftaran dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial; Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman.

Total ada enam varietas yang sudah mendapatkan sertifikat PPVTPP resmi dari Kementan RI. Selain itu, juga ada 12 varietas yang telah didaftarkan di Kementan dan dia juga sudah mengantongi 5 hak untuk perlindungan varietas tanaman (hak PVT). Yakni varietas Brawijaya 1, 3, 4, serta Bagong 2 dan 3. Kelima varietas yang mendapatkan hak PVT ini merupakan kacang panjang dengan polong hijau. Perlindungan varietas tanaman ini merupakan hak paten bagi penghasil varietas. Tidak hanya itu, laki-laki yang mendapatkan gelar profesornya pada usia 45 tahun ini juga sudah merilis sekitar 23 varietas pada tahun 2011 lalu.  ”Untuk varietas kacang panjang berpolong hijau sudah dikembangkan bibitnya oleh salah satu perusahaan dari Bululawang,” terangnya.

Kacang panjang dengan varietas BU 1 hingga 6 ini memang menjadi temuan terbaru dari dosen yang juga menjadi pemenang dalam Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa Tahun 2012 kategori varietas tanaman ini. Namun, untuk penelitiannya, sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu. Selama tiga tahun, bapak dua anak ini terus melakukan penelitian untuk mendapatkan varietas terapik kategori kacang panjang. Untuk mendapatkan kacang panjang warna ungu yang masih belum dilepas di pasaran ini, suami dari Binti Saptorini ini harus bolak-balik dari Kota Malang ke Jatikerto, Kromengan, Kabupaten Malang. Sebab,  untuk laboratorium Pertanian UB terletak di kawasan ini. Luas tanah yang digunakan untuk lab tanaman ini juga tidak begitu luas. Yakni sekitar 6 m x 10 m saja.

Metode yang digunakan untuk menemukan kacang panjang berwarna ungu yang digadang-gadang memiliki zat antosianin (antioksidan dalam jumlah tinggi) melebihi ubi ungu dan buah bit (sejenis umbi-umbian) ini adalah hukum kawin silang mendel. Sehingga, Koeswanto bereksperimen dengan mengawinkan berbagai macam jenis kacang tanah yang sudah mulai dia ciptakan sejak tahun 1990-an itu. Terhitung, ada ribuan jenis kacang panjang yang sudah dia temukan. Dari ribuan jenis kacang panjang yang ditemukan oleh editor in chief Agrivita ini, dipilih ratusan yang menjadi karya terbaik. ”Dari ratusan itu saya mencoba untuk kembali mengawinsilangkan dan akhirnya saya temukan enam yang terbaik ini,” katanya sembari menunjukkan bibit unggul dari varietas terbaru yang dia temukan.

Ahli pemuliaan tanaman khususnya kacang panjang ini mengaku, kacang panjang warna ungunya yang diberi nama varietas BU 1 hingga 6 ini memiliki keunggulan dari segi kandungan antosianin yang tinggi. Untuk kandungan serat, mineral, dan aneka vitamin lainnya, menurut Koeswanto, relatif sama dengan kacang panjang hijau pada umumnya. Ayah dari Siwi Peni dan Gilang Masterizqi ini mengungkapkan, dia memang terdorong untuk menciptakan satu varietas yang dipercaya mampu dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Apalagi di zaman sekarang, mobilitas masyarakat yang tinggi, tidak diimbangi dengan kepedulian terhadap kesehatan. Tingginya tingkat radiasi maupun polusi mengakibatkan masyarakat dengan mudahnya mengidap penyakit kanker.

Faktor kesehatan yang menjadi perhatian utamanya ini membuat dia menciptakan tanaman baru yang memiliki antioksidan yang tinggi. Sehingga diharapkan mampu menangkal radikal bebas dan meningkatkan taraf hidup kesehatan masyarakat. Sebab, tekadnya adalah membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dari nutrisi yang dihasilkan melalui penemuan-penemuannya itu.  Koeswanto mengungkapkan, dia memilih konsentrasi kacang panjang karena disukai banyak orang. Mulai dari orang tua hingga muda tidak ada pantangan untuk memakannya. Artinya, aman dikonsumsi oleh semua orang. Tidak seperti telo ungu yang tidak disarankan konsumsinya bagi orang yang memiliki masalah pada pencernaan. ”Karena pertimbangannya, banyak orang yang suka dengan kacang panjang, maka konsentrasi pemuliaan tanaman ini saya lakukan pada kacang panjang. Harapannya, agar gizi masyarakat semakin terjamin,” urai dia.

Koeswanto merinci, untuk keenam varietas teranyarnya ini memang memiliki kandungan antosianin yang sangat tinggi. Namun, ada juga yang kandungan antosininnya tidak begitu tinggi. Dia merinci varietas yang dihasilkan mulai dari yang memiliki antosianin tertinggi hingga terendah. Yakni BU 4 yang memiliki antosianin dengan kadar 26,94 ppm (part per million); BU 1 dengan kandungan 35,7 ppm; BU 5 dengan kandungan 39,44 ppm; BU 2 dengan kandungan 105,2 ppm; dan BU 6 dengan kandungan 119,2 ppm; serta BU 3 yang memiliki antosianin paling tinggi yakni 189,54 ppm. Kandungan yang berbeda ini karena tingkat keunguannya juga berbeda. Untuk dua varietas dengan kandungan antosianin yang rendah, karena BU 4 memiliki warna ungu kemerahan serta BU 1 yang memiliki warna ungu dengan garis memanjang warna hijau. ”Namun meski begitu, tetap lebih tinggi kacang panjang hijau. Makan satu kilogram nasi ungu setara dengan makan lima lonjor BU 1. Kebutuhan antosianin tubuh per hari sekitar 200 ppm. Makan 100 gram saja sudah memenuhi kebutuhan antosianin tubuh,” tegasnya.

Ketua lab pemuliaan tanaman ini mengatakan, langkahnya untuk melepas atau merilis temuan teranyarnya ini diakui masih beberapa langkah lagi. Yakni dia tinggal mengujikan atau uji pelepasan atau uji kelayakan kacang panjang ungunya. Uji kelayakan ini dilakukan secara intern di lingkungan pertanian oleh mahasiwa S2 bimbingannya. Hasil uji kelayakan ini kemudian disidangkan di Kementerian Pertanian RI. Namun, dia menargetkan tahun ini akan didaftarkan ke Kementan RI untuk pelepasan agar bisa dijual bebas ke pasaran.     Manajer mutu lab sentra ilmu hayati ini bertekad, setelah mendapatkan izin untuk merilis temuannya ini, dia akan bekerja sama dengan perusahaan pembibitan kelas lokal. Sebab, tekadnya adalah meningkatkan derajat hasil pertanian lokal. Agar kembali berkibar, tidak hanya tersungkur digempur serangan produk pertanian impor. Menurutnya, hasil produk lokal jauh lebih berkualitas dibandingkan impor. ”Saya yakin produk lokal kita dapat bersaing dengan impor. Sebab, kualitas kita bagus. Untuk apa dikembangkan ke pihak asing kalau pihak lokal bisa mengelolanya,” tandas dia.(*/c2/abm)

Posted in Activity | Comments Off

Reviewer dan Interviewer LPDP Depkeu

Kembali bertugas sebagai reviewer dan interviewer Beasiswa pendidikan Indonesia LPDP, di UIN Jogjakarta, tanggal 4-6 September 2014.  Semakin banyak alumni S1 yang tertarik untuk mendaftar S2, dan alumsi S2 yang ingin S3, baik di dalam maupun di luar negeri.  Tampaknya, juga semakin banyak calon yang diterima.  Komitmen LPDP memang semakin luar biasa.

Posted in Activity | Comments Off

Kunjungan ke Kasetsart University Kampaeng Saen Thailand

Selama 3 hari, mulai tanggal 24-26 Mei 2014, berkesempatan mengunjungi Fakultas Pertanian Kasetsart University di Kampaeng Saen di Thailand. Kesempatan yang sangat berharga, bersama 3 dosen lain, untuk berdiskusi tentang pengembangan Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Publikasi Internasional.  Kesempatan ini sangat langka karena dapat diskusi langsung dengan Prof. Peerasak Srinives, salah satu tokoh jurnal Sabrao yang terbit di Philipina.  Pada kesempatan tersebut, juga berhasil menjalin kerja sama dalam penulisan publikasi internasional.  Semoga akan ditindaklanjutan dengan aksi yang nyata.  Amiin

Posted in Activity | Comments Off

Seminar Top Ciencia di Mumbay India

Selama 5 hari, mulai tanggal 30 Maret sampai 5 April 2014, adalah acara penting, sebagi bentuk pertanggungjawaban ilmiah terhadap kegiatan penelitian yang telah dilakukan selama tahun 2013.  Seminar internasional ini diselenggarakan oleh Basf Chemical Company, dalam rangka melihat kemajuan penelitian dari scientis dari berbagai negara.  Ada 2 makalah yang saya sampaikan, yaitu tentang penelitian padi dan kedelai.  Penelitian padi merupakan rangkaian kegiatan yang panjang, terdiri dari 4 kegiatan lapang yang rumit.  Alhamdulillah hasil bisa dipertanggung jawabkan.  Untuk tahun depan, rencananya akan digelar acara serupa di Sanghai atau Beijing, yang diperkirakan bulan Maret 2015.  Pada kesempatan tersebut saya akan presentasikan penelitian tentang kentang.  Semua semua lancar.

 

Posted in Activity | Comments Off

Pelatihan Jurnal di UMG

Hari Selasa, 18 Pebruari 2014, mendapat undangan dari Universitas Muhammadiyah Gresik, sebagai nara sumber dalam acara Pelatihan Pengelolaan Jurnal Ilmiah nasional dan Penggunaan Aplikasi program OJS.  Ada 2 makalah yang saya siapkan, yaitu Sosialisasi tentang Standar dan Mutu Akreditasi Jurnal Nasional dan Pengelolaan Jurnal Nasional Terakreditasi.  Saya sangat berharap yang saya sampaikan bisa ditindaklanjuti oleh teman-teman di UMG, dan UMG segera mempunyai jurnal yang terakreditasi nasional, Amiiin.

Posted in Activity | Comments Off

JUST IN TIME SERVICE BALAI KIPM

Sistem penjaminan mutu servis yang diterapkan di Balai KIPM Surabaya perlu dijadikan acuan.  Sistem pelayanan pengujian sampel yang dijamiin dengan proses pengujianyang cepat dan akurat adalah harapan para customer.  Waktu ditetapkan dalam satuan menit dan di akumilasi dari semua proses. Hebatnya, untuk mengetahui sehat tidaknya produk hanya memerlukan waktu 24 jam.  Sertifikat kesehatan produk sudah dapat diterbitkan juga dalam waktu 24 jam. Inilah penjelasandari Balai KIPM tanggal 27 Desember 2013 di Surabaya.  Kalau balai tersebut bisa mengelola ketepatan waktu sebaga jamian mutu pelayanan, mestinya LSIH juga bisa.  Peran pimpinan sangat penting dalam membericontoh tepat waktu. Mulai dari yang kecil…… datang tepat waktu, jangan membuat orang lain menunggu, apalagi tanpa merasa bersalah.

Posted in Activity | Comments Off

“ON TIME”,… TIDAK SULIT

PRIHATIN dengan sikap yang selalu tidak pernah on time. Tepat waktu sebenarnya tidak sulit. Kalau ada yang mengatakan “molor adalah budaya, atau terlambat adalah biasa”, itu sama sekali TIDAK BENAR. Allah sudah mencontohkan managemen tepat waktu, bahwa 7 hari sejak Nabi Nuh masuk kapal, akan diturunkan hujan 40 hari. Nabi memencontohkan sholat on time yang disertai pahala keutamaan sholat tepat waktu. Dan masih banyak contoh-contoh yang lain. Managemen waktu harus dilakukan oleh semua orang, agar tujuan hidup dapat tercapai. Waktu yang diberikan kepada setiap manusia adalah sama, yang berbeda adalah cara mengisi waktunya. Tepat waktu berarti menghargai diri sendiri dan menunaikan hak orang lain. Surah 94:ayat 7 yang artinya, “Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).” Mau santai? Terlambat? Menunda?

Posted in Activity | Comments Off

RAPAT PENYEMPURNAAN PEDOMAN AKREDITASI JURNAL DIKTI

Mulai tahun 2015, Dikti dan LIPI akan menerbitkan satu pedoman untuk akreditasi jurnal di Indonesia.  Tidak ada lagi jurnal yang terakreditasi Dikti atau LIPI, tetapi terakreditasi secara nasional.  Kami tim perumus pedoman mengadakan rapat penyempurnaan pedoman pada tanggal 19 desember 2013,  agar dapat segera ditandatangani Dirjen Dikti dan Ketua LIPI.  Pedoman sudah mulai disosialisasikan, baik oleh teman-teman di LIPI maupun di Dikti.  di UB sendiri, saya di Agrivita, sudah diundang hampir oleh semua Fakultas, dalam rangka workshop atau pelatihan pengelolaan jurnal.  Di sela-sela workshop saya sampaikan kisi-kisi pedoman akreditasi terbaru.  Pedoman ini rencananya akan disosialisaikan secara resmi oleh Dikti mulai tahun depan.  Pemberlakuan pedoman dimulai tahun 2015.  Namun demikian pada tahun 2015, masih diberi kesempatan menggunakan peraturan tahun 2011.  penerapan secara penuh akan dimulai tahuan 2016 mendatang.  Beberapa pimpinan fakultas dan berkala ilmiah, sebaiknya mulai “ancang-ancang” dari sekarang, agar tidak kecolongan.

Posted in Activity | Comments Off

EVALUASI PENELITIAN DI UNIJOYO

Evaluasi penelitian on going, skim Hibah Bersaing, kembali dilakukan di Universitas Trunojoyo Madura, tanggal 18 Desember 2013.  Ada beberapa penelitian yang potensial untuk menghasilkan paten.  Kombinasi antara peneliti yang rajin kreatif, dana lancar dan prasarana mendukung, tampaknya menjadi alasan beberapa peneliti untuk meneruskan penelitiannya ke arah paten.  kalau rencana tersebut dapat dilakukan, tentu akan merupakan prestasi yang luar biasa.  Hibah bersaing adalah penelitian yang bersifat product oriented, sehingga produk penelitian harus mempunyai nilai ekonomi dalam waktu dekat.  Apabila penelitian bapak ibu dosen UTM sudah mampu menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomi, dan mempunyai peluang untuk dipatenkan, semoga institusi akan memfasilitasi.  Peneliti demikian adalah orang langka yang harus di”pelihara” oleh institusi.  Semoga mereka terfasilitasi.

Posted in Activity, Research | Comments Off

MAHASISWA UB KEDIRI

Mata kuliah yang saya ajarkan di UB Malang dan UB Kediri adalah sama.  Isi kuliah dan silde juga sama.  Cara menyampikan materi sama.  Tugas yang harus kerjakan sama.  Metode penilaian juga sama.  Namun hasil evaluasi terhadap tugas yang dikumpulkan ternyata agar berbeda.  Dengan prasangka positip, mungkin yang membedakan adalah kemampuan mengajar saya di Kediri dan di Malang berbeda.  Di Kediri, dosen harus menempuh perjalanan 3,5 jam baru mulai ngajar.   Kalau nunggu jemputan, akan dijemput jam 4.30 wib, dan baru keluar Kota Malang jam 06.00, tentu sudah capek keliling kota saat penjemputan saja.  Apabila jadwal penjemputan tidak cocok, dosen harus nyopir sendiri. Mungkin ini menjadi salah satu penyebab.  Penyebab lain, kuliah diberikan 2 minggu sekali, dan dalam sehari diberi 2 kali kuliah.  Kalau ada penyebab lain, saya belum tahu.  Pada mengajar tanggal 16 Desember 2013, hal ini saya rasakan.

Posted in Activity, lecture | Comments Off

PENDAFTARAN VARIETAS LOKAL KE PPVT KEMENTAN

Ada 3 program PPVTPP Kementan yang disampaikan Kapus PVT pada waktu mendampingi Pemda Gresik di Jakarta, yaitu Program Hak PVT, pendaftaran varietas hasil pemuliaan dan pendaftaran varietas.  Pemda Gresik sangat bersemangat untuk mendaftarkan varietas lokal, sehingga mendatangkan 17orang stafnya untuk mengantarkan berkas pendaftaran ke Kementan Jakarta, tanggal 12 Desember 2013.  Saya sempat terkejut, namun acara berjalan lancar karena diisisosialisasi pendaftarn varietas. Memang salahsatu tugas pemulia pendamping.

Posted in Activity | Comments Off

EVALUASI BEASISWA LPDP KEMENKEU

Ada yang baru waktu evaluasi beasiswa S2 dan S3 LPDP Kementerian Keuangan, diUndana Kupang tanggal 3-4 Desember 2013.  Untuk periode ini khusus diperuntukkan bagi pelamar S2 dan S3 dari daerah 3T, tertinggal, terbelakang dan terdepan.  Progaram afirmasi memang diperuntukkan untuk pengembangan kualitas SDM untuk daerah 3T.  Sebenarnya potensi para peserta cukup bagus, hanya saja mereka kurang mendapat kesempatan untuk mengekspresikan diri.  Kemampuan untuk menjelaskan ide, masih perlu ditingkatkan agar cara berbicara dan menjelaskan program bisa lebih komprehensif.   Percaya diri juga perlu diperkuat dengan tidak merasa menjadi nomor dua dibawah daerah non 3T.  Ibarat intan,mereka perlu diasah dan digosok denganteliti dan seksama agar berhasil menjadi intan yang indah, halus tapi kokoh.  Alhamdulillah banyak diantara mereka yang diterima. Semoga merekamenjadi intan manikam yang indah dan kuat.

Posted in Activity | Comments Off

EVALUASI PROPOSAL PENELITIAN

Proposal yang disusun dengan cermat dan teliti, biasanya akan terlihat luarannya.  Dari judul saja sudah bisa diduga  latar belakang dan luaran yang akan diperoleh. Judul proposal yang baik akan menggambarkan rangkaian  benang merah mulai alasan mengapa penelitian terssebut dilakukan, bagaimana cara melakukan, hasil yang akan diperoleh serta lamanya penelitian dan berapa perkiraan biayanya.  Hal ini terlihat waktu evaluasi proposal penelitian pada pelatihan penyusunan proposal penelitian untuk dosen doktor dan lektor kepala, tanggal 2 Desember 2013 di hotel Montana.  Terdapat beberapaproposal yang potensial untuk mendapatkan pembiayaan dari Dikti maupun dari UB.  Generasi-generasi baru potensial yang harus diakomodasikan.

Posted in Activity | Comments Off

PENGABDIAN : PENDAFTARAN VARIETAS LOKAL

Pendaftaran varietas lokal yang dimiliki oleh berbagai daerah di Jatim perlu segera dilakukan.  Varietas lokal adalah jenis tanaman yang telah dibudidayakan secara turun temurun di suatu daerah dan telah beradaptasi dengan daerah tersebut.  Varietas lokal merupakan sumber daya genetik milik masyarakat yang dikuasai oleh negara. Sesuai dengan pasal 33 UUD 1945, negara menguasasi sumberdaya dan menggunakannya untuk kemakmuran rakyat yg sebesar-besarnya.  Untuk itulah Pemda Gresik mengundang kami untuk menjelaskan kepada petani di Desa Wotan Kecamatan Panceng, tanggal 29 November 2013.  Antusias masyarakat terhadap maslah ini menjadikan Pemda Gresik tergerak melakukqn pendaftaran varietas lokal sawo dan buah mentega.  Fakultas Pertanian UB diminta menjadi pendamping dalam kegiatan tersebut.  Program pendampingan oleh pemulia merupakan standar kegiatan dalam pelaksanaan pendaftaran varietas lokal.  Kegiatan pendafttaran diawali dengan observasi dan penyusunan deskripsi tanaman.  Hasil penyusun dibandingkan dengqn varietas yang sudah ada, kemudiandisusun usulan pendaftaran yqng akqn dikirim ke Pusat PVTPP Kementrian Pertaniqn Jakarta.

Posted in Activity | Comments Off

MANIS ASIN SAWO GRESIK

Sawo Gresik mempunyai kelebihan rasa dibanding sawo dari daerah lain. Rasanya mengandung asin.  Ada dua kemungkinan penyebabnya, yaitu jenisnya yang beda atau tempat tumbuhnya.  Tanggal 29 November 2013, akhirnya kami datangi di desa Wotan Kecamatan PancengGresik. Kesimpulan sementara adalah bukan sifat genetiknya yang berbeda, karena perbedaan rasa tersebut ternyata dari tempat tumbuh yang berbeda.  Sawo yang ditanam di pekarangan mempunyai rasa manis legit, sedangkan yang di tanam di tegalan ada rasa asin.  Setelah diselidiki ternyata tanah tegalan berwarna merah dan lebih basa akibat batu kapur yang bertebaran.  Ini perlu studi lebih lanjut apakah dugaan tersebut benar.  Asumsi sementara memang perlu dibuktikan agar tidak menyesatkan.  Semoga hasil analisis tanahnya dapat membuktikanhipotesis tersebut.

Posted in Research | Comments Off

PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN

Minggu lalu presentasi pedoman penelitian untuk dosen baru, kali untuk dosen yng sudah lektor kepala dan atau bergelar doktor.  Walaupun acara pelatihanhanya satu hari, tanggal 27 November 2013 di Hotel Montana, namun targetnya cukup tinggi, yaitu para peserta mampu membuat proposal penelitian yang didanai oleh dikti maupun UB.  Menyusun peoposal penelitian diperlukan strategi dalam pemilihan tema peneltian, pemilihan skeme yang sesuai, penjelasan mengapa penelitian tersebut diperlukan dan bagaimanaq cara melakukan penelitian. Apabila pengetabuan dasar ini telah dimiki, insyaallah proposal yang ditulis akan mempunyai dasar yang kuat.

Posted in Research | Comments Off

POTENSI PENELITIAN DOSEN MUDA

Saat mengevaluasi proposal penelitian dari peserta pelatihan, saya sempat kaget. Para dosen yunior UB yang mengikuti pelatihan ternyata potensinya sangat bagus.  Bberapa dosen bahkan mempunyai ide pengembangqn sampaibeberapa tahun ke depan.  Materi yang disampaikqn seminggu sebelumnya mampu ditangkap dengan baik.  Ini tantangan bagi LPPM untuk mewadahidan memfasilitasi potensi mereka. Walaupun acara evaluasi hanya berlangsung satu hari, 25 November 2013 di Hotel Montana, namun bisa menjadi indikadi tentang kualitas dosenUB dimasa mendatang.  Dosen yang potensial perlu mendapat perhatian Fakultas masing-masing, sedangkan dosen yang belumterlihat potensinya perlu terus dilatih agar bisa bersaing dengan yang lain.

Posted in Activity | Comments Off

POIN KERJA SAMA LABORATOIUM DENGAN CHULALONGKORN UNIVERSITY

Beberapa kesepakatan yang berhasil didiskusikan antara LSIH dengan Laboratorium Sentral Univ. Chulalongkorn antara lain akan dilakukan kerjama penelitian, researchers exchange, technitions exchange antara LSIH UB dengan Lab Sentral Univ.Chulalongkorn.  Hal tersebut kami bicarakan waktu kunjungan LSIH UB ke Thailand.  Kunjungan dilakukan tanggal 20 dan 21 November 2013, ke Central Laboratory dan semua Unit dibawahnya.  Kerjasama juga disepakati dengan Faculty of Science.  Beberapa staf Faculty of Science juga berniat menjalin kerjasama publikasi dengan LSIH.  Kerja sama publikasi juga lebih kongkrit akan dilakukan dengan staf dosen University of Kasersart.  Pada saat kunjungan kami ke  Univ.Kasertsart, tanggal 21 November2013, kami sepakat untuk melakukan 3kegiatanbersama, yaitu  colaboration on writing of publication, articles reviewing and international publication.  Kegiatan ini akan lansung berupa action dahulu dan nantinya dapat dilanjutkan dengan pembuatan MOU. Semoga dapat berjalan…..

Posted in Research | Comments Off

SCOPUS LOCAL CHAPTER

Keberhasilan Agrivita terindeks di Scopus,membawa konsekwensi positip bagi perkembangan publikai di masa mendatang.  Salah satu konsekwensi tersebut adalah diundang menjadi salah satu anggota dalam FGD Scopus Local Chapter yang diadakan di Bandung hasil kerjasama ITB dengan Dikti.  Acara dilaksànakan di Hotel Jayakarta  Bandunh tanggal 16-17 November 2013.  Pada forum tersebut disepakati bahwa dibentuk sebuah lembaga yang akan mengakomodasi perkembangan jurnal ilmiah di Indonesia yang berpotensi untuk xiindeks oleh lembaga indexing internasional seperti Elsevier Scopus dan Thomson Reuter.  Nantinya akan lebih mudah bagi jurnal di Indonesia yang ingin mengembangkan diri menjadi jurnal bereputasi Internasional dan terindeks di Scopus, Thomson , Web of Science maupun lembaga indexing lainnya.  Lembaga ini nantinya tidak menggunakan nama lembaga indexing tertentu, karena diharapkan dapat mengakomodasi semua lembaga indeks yang ada di dunia. Semoga ini akan membantu semua jurnal di Indonesia.  Jurnal di UB juaga diharapkan

Posted in Activity | Comments Off