Bambara Groudnut International Stakeholder Workshop

Tanggal 8 Juli 2012, berangkat ke Perlis Malaysia untuk menghadiri Workshop Internasional Peneliti Kacang Bogor, atas undangan dari Crop for Future Research Centre (CFFRC) dari University of Nottingham.  Acara diikuti oleh beberapa negara di Asia Tenggara membahas program pengembangan Kacang Bogor di asia Tenggara dan berlangsung selama 2 hari di Universiti Malaysia Perlis.  Dari Indonesia diwakili 3 peserta, masing-masing dari Univertas Brawijaya, IPB dan Unmuh Gresik. Peserta lain adalah dari Malysia, Thailand, UK, South Africa, Srilangka dan beberapa PhD student asal Nigeria dan Libya. Makalah dari UB berjudul “Bambara Groundnut Research in University of Brawijaya (malalah terlampir).  Ini merupakan rangkaian kegiatan penelitian kacang bogor yang saya lakukan sejak tahun 2010.

Beberapa hal menarik yang menjadi perhatian adalah adanya kesepakatan untuk mengembangkan kacang bogor di Asia Tenggara.  Kacang bogor adalah keluarga kacang tanah yang setiap polongnya hanya mempunyai satu biji.  Kelebihan kacang bogor dibanding kacang tanah adalah kandungan protein yang tinggi dan kandungan yang rendah.  Hasil penelitian terbaru, kandungan lemak hanya sekitar 10%.  Hal ini menjadikan kacang bogor mulai dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif potensial yang siap mendampingi kacang tanah dan kedele.

Pada acara tersebut disepakati bahwa semua yang hadir adalah sebagai anggota CFFRC.  Tindakan berikutnya adalah mengembangan kolaborasi program penelitian yang dilakukan serentak di masing-masing negara sesuai dengan bidang masing-masing.  Dari Universitas Brawijaya akan saya kembangkan varietas unggul kacang bogor yang hasilnya tinggi dan tahan terhadap hama atau penyakit utama.  Program penelitian direncanakan multi years sampai 4-5 tahun ke depan.  semoga semua barokah.

Bambara-Nottingham-Workshop

This entry was posted in Activity, Research. Bookmark the permalink.