Uji Keunggulan dan Kebenaran Varietas

Diskusi dengan teman-teman produsen benih (3/8, 2012), tentang keunggulan dan kebenaran varietas, sungguh menyenangkan.  Keunggulan varietas telah menjadi tujuan utama para pemulia tanaman dalam setiap proses pemuliaan tanaman.  Namun, tidak semua orang percaya bahwa varietas yang dihasilkan telah memiliki keunggulan.  Untuk itulah diperlukan uji keunggulan varietas seperti yang diamanahkan oleh UU no 13/2010 tentang hortikultura.  Sebenarnya uji keunggulan varietas adalah “sekedar” nama baru dadi uji adaptasi atau uji observasi.  Dengan demikian para pemulia tidak perlu kawatir dengan kuajiban ini, karena kegiatan tersebut sudah menjadi “darah daging” dari proses perakitan varietas.

Bagaimana dengan uji kebenaran varietas?  Uji kebenaran adalah kegiatan baru yang justru lebih mudah pelaksanaannya.  Uji kebenaran varietas adalah menguji apakah suatu varietas yang akan diperjualbelikan memang benar-benar sesuai dengan deskripsi yang dikeluarkan oleh pemulia.  Uji ini dilakukan dalam rangka menjamin kebenaran suatu varietas agar konsumen benih mendapatkan haknya membeli benih bermutu.  Selain itu jugauntuk  menjamin bahwa varietas tersebut masih murni dan layak diperjualbelikan.

Bagaimana pengujiannya?  Tentu sangat aneh apabila pemilik varietas akan menguji kebenaran varietasnya sendiri.  Uji harus dilakukan oleh pihak lain, dan yang diberi hak menguji adalah BPSB, litbang pertanian dan Fakultas Pertanian dari Perguruan Tinggi.

Yang perlu dipahami varietas yang sudah dilakukan uji BUSS (baru, unik, seragam, stabil) dan mendapatkan Hak PVT (Paten), tidak perlu diuji kebenaran, karena uji kebenaran telah menjadi bagian kecil dari uji BUSS.

This entry was posted in Activity. Bookmark the permalink.