Malam Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2012

Berita Dikti dari : http://www.dikti.go.id/?p=7100&lang=id

Jakarta, 20 November 2012– Sebanyak 15 (lima belas) orang Penghasil Kekayaan Intelektual Luar Biasa Indonesia berhasil meraih penghargaan pada Malam Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Luar Biasa Tahun 2012 yang diselenggarakan di Auditorium Gedung-D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Anugerah diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana dengan disaksikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso dan ratusan tamu undangan lainnya.

Berikut adalah daftar Peraih Anugerah yang diberikan kepada penghasil kekayaan intelektual dalam tiga kategori bidang yaitu:

Kategori Varietas Tanaman yang dilindungi Hak PVT

  1. Dr. Ir. Andi Takdir Makhulaw
  2. Dr. Buang Abdullah
  3. Dr. Ir.M. Jusuf, M.Sc.
  4. Dr. Muhammad Syukur, M.Si.
  5. Ir. Erwina Lubis
  6. Prof. Ir. Totok Agung DH, MP, PH.D.
  7. Ir. Dedy Suhendi, MS.
  8. Prof.Dr.Ir. Kuswanto, M.S

Kategori Teknologi yang dilindungi Hak Paten:

  1. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng.,Ph.D.
  2. Ir. Oskar Riandi, M.Sc.
  3. Prof.Dr. Ir. Mohammad Nasikin, M.Eng.
  4. Djajusman Hadi, S.Sos., M.AB.
  5. Prof.Dr.Erliza Hambali
  6. Prof.Dr.C. Hanny Wijaya

Kategori Ilmu Pengetahuan

  1. Ir. Suryadi Ismadji, MT.,Ph.D.

Peraih anugerah tidak hanya berasal dari kalangan dosen namun juga peneliti serta masyarakat pada bidang ilmu pengetahuan, teknologi, industri,agribisnis, dan industri kreatif. Setiap peraih anugerah memperoleh penghargaan berupa piagam dan uang sebesar Rp.250.000.000.

Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa (AKIL) merupakan acara penghargaan kepada putra-putri bangsa yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam penemuan dan perekayasaan karya-karya kreatif dan inovatif dalam bidangnya. Penyelenggaraan AKIL ini merupakan kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pertanian.

AKIL bertujuan untuk mendorong terciptanya budaya masyarakat dalam menghargai karya-karya intelektual. Selain itu, program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya budaya kreatif dan inovatif dalam menghasilkan karya-karya baru diberbagai bidang yang memiliki kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

This entry was posted in Activity, HaKI-Paten. Bookmark the permalink.