Hujan terus, polong kedele tidak bernas

Sampai bulan Juli, hujan terus mengguyur.  Polong kedele menjadi tidak bernas, bahkan beberapa polong ada yang tidak berisi biji.  Kesimpulan ini saya peroleh saat mengunjungi penelitian disertasi mahasiswa S3, tanggal 20 Juli 2013, di Muneng Probolinggo.  Bunga kedele seharusnya tidak boleh terkena hujan agar penyerbukan sendiri kedele dapat berlangsung sempurna.  Apabila saat bunga akan mekar kemudian terkena hujan deras, maka proses selfing tersebut menjadi tidak sempurna.  Pembuahan ganda terganggu pada beberapa calon biji, sehingga dalam satu polong sering ditemukan 1-2 biji yang tidak berkembang. Mungkinkah perlu dirakit varietas yang tahan terhadap hujan deras? agar dampak anomali cuaca tidak mengganggu produksi kedele.  ???

This entry was posted in Activity. Bookmark the permalink.